PD PARFI Jatim buka Ruang Kreativitas baru bagi Talenta Perfilman di Kota Batu
KOTA. BATU, FileNews.id - Sebuah ruang kreatif baru bagi pecinta seni peran kembali hidup di Kota Batu. Puluhan anak muda dan talenta lokal berkumpul dalam Workshop Acting dan Pengenalan Teknologi Sinematografi AI yang digelar di Alam Batu Village, Sabtu (3/10/2026).
Menggabungkan Akting Klasik dan Teknologi AI
Diinisiasi oleh Pengurus Daerah (PD) Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Jawa Timur bersama aktor senior Aris Kurniawan, workshop ini menawarkan pendekatan unik: memadukan teknik akting konvensional dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung produksi film bertema kolosal dan sejarah.
Peserta diajak menyelami teknik dasar akting, pendalaman ekspresi dan karakter, hingga latihan skenario serta dialog di depan kamera selama tiga jam, sejak pukul 13.30 hingga 16.30 WIB. Biaya pendaftaran dipatok Rp250 ribu per orang dengan sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi.
"Kita ingin menjembatani kegiatan workshop keliling Nusantara untuk menghidupkan ekosistem entertainment di daerah. Kalau niatnya baik, mari kita jaga komunikasinya dan membangun bersama, jangan hanya menjadi kegiatan sesaat," ujar Aris Kurniawan.
Membuka Peluang Industri bagi Aktor Daerah
Lebih dari sekadar pelatihan, agenda ini dirancang sebagai wadah efektif untuk menyampaikan pesan sosial sekaligus membangun jejaring dan regenerasi talenta di daerah secara berkelanjutan. Konsorsium rumah produksi Jakarta yang terlibat berkomitmen membuka ruang open casting serta mengalokasikan porsi besar bagi aktor daerah untuk tampil dalam proyek film layar lebar maupun series vertikal.
"AI sekarang sudah mulai masuk. Kita akan mencoba berkolaborasi dengan teknologi untuk mengangkat cerita-cerita daerah," tambah Aris.
Ketua PD PARFI Jawa Timur Wira Lina menekankan pentingnya pendampingan bagi talenta lokal dalam menguasai seni peran sekaligus menembus jejaring industri perfilman nasional. "Yang penting di awal kita didik mereka jadi aktor dan artis yang mahir berdialog di depan kamera. Kita ingin menambah SDM Jatim lahirnya para pemain bakat baru yang memiliki value tinggi," tegas Wira Lina, yang juga aktif dalam kampanye pencegahan narkoba bersama BNN.
Kolaborasi Lintas Sektor di 38 Kabupaten/Kota
Rangkaian program berkelanjutan ini direncanakan menyasar 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan konsep kolaborasi lintas sektor. Selain pelatihan akting, kegiatan ini menggandeng dinas pariwisata, pendampingan UMKM kuliner lokal melalui Pesta Icip-Icip, hingga kampanye pencegahan bahaya narkoba bersama BNN.
Kolaborasi dengan berbagai pihak di Jawa Timur juga tengah dijajaki, termasuk komunitas, pelaku UMKM, instansi terkait, serta organisasi yang bergerak dalam pengembangan generasi muda. Pendekatan ini menjadikan workshop tidak hanya ruang belajar akting, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi anak muda untuk mengenal film, teknologi AI, produksi konten, hingga pemanfaatan kreativitas sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Dengan lokasi strategis di Alam Batu Village, Jalan Sultan Agung Nomor 29, Kota Batu, workshop ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem perfilman daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada karya nyata di industri ekonomi kreatif.
(Rophy Pareno)


